Kampung Pengonsah dalam administrasi pemerintah disebut dusun Gemare dengan kepala dusunnya Ngomok. Gemare adalah nama sungai. Untuk sampai ke kampung ini hanya dapat ditempuh menggunakan sampan atau speedboat dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam dari Nanga Masau jika air pasang, jika air surut maka perjalanan bisa berjam-jam lamanya sebab riam yang sungainya surut tidak bisa dilewati karena batu yang besar-besar menghalangi arus sungai karenanya jika melewati riam, sampan harus dinaikan dan ditarik lewat darat dulu baru kemudian diturunkan lagi ke sungai barulah perjalanan dilanjutkan.
Asal mula nama kampung Pengonsah menurut cerita dahulu kala ada orang mendengar suara anak kecil menangis, setelah dicari disekeliling asal suara ternyata suara tangisan tersebut bersumber dari dalam sebatang pohon pering (bambu). Lalu orang ini berupaya untuk membuka pering tersebut. Diambilnya pahat yang tajam untuk membukanya, namun apa yang terjadi pahat yang digunakan selalu tumpul, pahatpun diasah lagi supaya tajam menggunakan batu berasah. Hingga berulangkali diasah sementara pering sumber suara tangisan bayi itu berasal belum juga dapat dibelah. Hingga suatu ketika pahat yang digunakan untuk membuka pering itu terjatuh ke sungai dan batu tempat menajamkan pahat tersebut disebut dengan batu pengonsah, maka nama kampung pengonsah berasal dari pahat yang diasah untuk memahat pering.
Orang Pengonsah berasal dari Nanga Rosapm, adapun orang yang pertama kali datang ke kampung Pengonsah adalah kakek Moyong. Sungai Rosapm terletak di hulu sebelah kanan gurung Tajak. Penduduk yang tinggal di Sungai Rosapm berasal dari suku Dayak Tebidah. Mereka mendirikan rumah panjang 7 pintu, namun lama kelamaan karena perkawinan campur dengan suku lain, suku Tebidah asli ini menjadi hilang. Karena terlalu jauh dari kampung-kampung lainnya merekapun pindah ke Natai Kemantan pada waktu itu dipimpin oleh Boleng, lalu pindah lagi ke Gemare dipimpin oleh Unang setelah Unang diganti Rindang, setelah Rindang diganti Tolas setelah Tolas diganti Nyanggau setelah itu Pagoh kemudian diganti lagi oleh Ngomok sebagai kepala dusun Gemare (kampung Pengonsah) sekarang ini.
Di Pengonsah mereka yang datang dari Sungai Rosapm berjumlah 7 kepala keluarga. Dan mereka mendirikan botakng 7 pintu. Menurut perkiraan sudah 90 tahun mereka berdomisili di Pengonsah sekarang ini.
|